Sulit Dipercaya! AC Paling Hemat Listrik 1 PK Hanya 45 Watt dari Merek Ini

Merambah pasar Tanah Air, produsen pendingin udara asal China, Gree, memperkenalkan varian AC terbaru. Dengan rangkaian produk AC mulai 0,5 PK hingga 2,5 PK, Gree menargetkan bisa menguasai 5% pasar AC di Indonesia.

“Produk AC yang menjadi andalan kami adalah AC low watt dan AC inverter,” jelas Ethan Wu, CEO PT Gree Electric Appliances Indonesia, saat peresmian kantor Gree Indonesia.

Agar mampu bersaing di pasar, beberapa keunggulan pun ditawarkan, antara lain konsumsi listrik yang hemat, yakni hanya 45 watt saat dinyalakan dan 0,5 watt saat kondisi stand by.

AC ini dilengkapi teknologi two staged inverter compressor yang membuatnya mampu bekerja di suhu -30 derajat celcius hingga 54 derajat celcius. Bandingkan dengan AC dengan inverter compressor konvensional yang bekerja di suhu -15 derajat celcius hingga 43 derajat celcius.

Untuk membuktikan keseriusannya di pasar Indonesia, Gree menghadirkan beberapa tipe pendingin udara yang didesain khusus untuk pasar Indonesia yang memiliki iklim tropis. Tipe pendingin udara yang dipasarkan di Indonesia antara lain tipe Silent King yang paling tipis dan sunyi, tipe MOO yang anti karat, serta tipe COO yang anti racun.

Pendingin udara tipe Silent King adalah model pendingin udara dari Gree yang didesain dengan ketebalan 15,3 cm, sehingga menjadikannya pendingin udara paling tipis di Indonesia. Tipe Silent King juga dibekali dengan Two-Stage compressor dan teknologi 3D Inverter. Teknologi tersebut memungkinkan pendingin udara ini mengonsumsi daya rendah (hanya 45 Watt) untuk penghematan energi hingga 1Hz.

Tak hanya tipis, sesuai namanya, Silent King juga berhasil menjadi pendingin udara yang paling sunyi dengan kebisingan suara 18db. Ini membuat Anda atau buah hati Anda tetap merasa nyaman di rumah. Tipe Silent King tersedia dari tipe 1 PK hingga 1,5 PK dengan harga Rp 7.999.000 dan Rp 8.999.000.

Selain itu, Gree juga memperkenalkan pendingin udara tipe MOO dan pendingin udara tipe COO yang telah mendapatkan sertifikat SNI dari Badan Standardisasi Nasional. Khusus untuk pasar Indonesia, Gree menggunakan cat lapisan berwarna biru yang mengandung Hydrophilic Fin yang berfungsi sebagai lapisan anti korosi dan lebih baik dalam menghadapi lingkungan Indonesia yang lembab dan bersalinitas tinggi.

Pendingin udara tipe MOO dan COO menggunakan Front Panel Assembly dengan material berkualitas High-Gloss ABS, sehingga pendingin udara akan menjadi kuat, anti karat, dan tidak berubah warna.

Keunggulan lainnya antara lain dekorasi pendingin udara yang berwarna perak untuk menambah keindahannya, lampu indikator LED tersembunyi, Evaporator Ganda untuk penukaran panas yang lebih kuat, dan kompresor yang handal, sunyi, serta hemat energi.

“Permintaan dan persaingan yang semakin meningkat mendorong Gree untuk memperluas pasarnya ke luar negeri demi menawarkan produk yang berkualitas dan bernilai tinggi. Dan Indonesia adalah salah satu pasar yang tepat bagi kami untuk memberikan hal tersebut,” ujar Ethan.

Tipe MOO tersedia dari ½ – 2,5 PK dengan harga mulai dari Rp3juta-Rp8juta, sedangkan tipe COO tersedia dari ½ – 2 PK dengan harga mulai dari Rp4juta-Rp7juta.

AC gree dilengkapi oleh tiga lapis filter yang mampu membunuh atau menyaring kuman tertentu hingga 95%. Disamping itu daya tahan filter AC gree ini hingga 20 tahun. Daya jangkau penyebaran udara dinginnya mencapai jarak 9,5 meter.

Disamping itu udara yang dihembuskan mampu bergerak 180° verikal dan 130° horizontal.

Gree memiliki suara yang lebih halus dibandingkan AC lainnya yaitu 19 desibel (db). Sebagai perbandingan AC panasonic memiliki tingkat kehalusan suara sebesar 26db kalah jika dibandingkan AC merk gree.

Advertisements