Mengenal Toyota Avanza Transmover Untuk Armada Taksi

Belum lama ini, Toyota Astra Motor (TAM) kembali diberitakan tengah mengembangkan mobil terbaru untuk meramaikan pasar otomotif Indonesia, yaitu Toyota Transmover. Mobil yang menyasar pada kelas MPV entry level ini kabarnya merupakan varian terendah dari keluarga Avanza dengan banderol yang diperkirakan akan sangat terjangkau.

Karena diklaim merupakan generasi terendah dari jajaran Avanza Standar maka wajar saja jika desain eksterior dari MPV terbaru ini memiliki sedikit persaman dengan Avanza Standar. Namun, meskipun memiliki beberapa kesamaan pada sektor eksteriornya, Toyota Transmover ini memiliki fitur dan spesifikasi yang berbeda dengan Avanza Standar. Hal ini dikarenakan bahwa nantinya mobil baru besutan Toyota ini akan dipasarkan untuk segmen komersial atau taksi sehingga Toyota Transmover ini akan hadir dengan mengalami penurunan spesifikasi, baik dari segi eksterior maupun pada sektor interiornya.

“Avanza Transmover ini menjadi peluang baru di segmen 4×2 MPV Low karena para pengusaha taksi ataupun pemerintah sudah mengizinkan taksi dari MPV Low,” ujar Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate TAM yang dikutip DetikOto (30/11). Karena memiliki mesin 1.298 cc, mobil inipun diizinkan jadi taksi. Berbeda dengan Calya yang tak sampai 1.200 cc.

Untuk eksteriornya yang paling terlihat adalah penggunaan pelek berbahan kaleng seperti Toyota Limo, kemudian pada gril depan yang tidak dilapis dengan cat alias warna dasar material dan tanpa panel krom. Begitu juga dengan spion yang juga tidak dilapisi dengan cat dan juga tanpa ada fitur motor elektrik. Emblem Avanza di bagian bagasi belakang juga diganti dengan tulisan Transmover yang berbahan stiker.

Lantas, bagaimana dengan interiornya? AC Register dicat dengan warna dasar untuk menghindari mudah terkelupas, tidak dibekali head unit namun tersedia dua buah speaker. Door trim menggunakan bahan board, bukan pelapis kain. Quarter trim dengan lapisan material body, material pembungkus jok kombinasi bahan fabric dan vinyl, serta transmisi yang digunakan hanya tersedia dalam pilihan lima percepatan manual. Untuk harganya, Toyota Transmover dibandrol seharga Rp 143 juta off the road.

Fransiscus Soerjopranoto menjelaskan Transmover memang dibuat untuk memenuhi kebutuhan penggusaha taksi swasta yang membutuhkan unit lebih lapang dari sedan.

“Kalau memang beli perorangan, bisa silahkan tapi buat apa, kalau dari TAM kita tidak menyarankan, tapi kalau di mau boleh aja, tapi kegunaannya untuk apa,” jelas Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, di Bebek Bengil, Kuningan, Jakarta, Rabu (30/11/2016).

Ia mengatakan jika dihitung ulang dan speknya disamakan dengan spek pada mobil penumpang harganya jadi jauh lebih mahal.

“Tapi dihitung lagi balik lagi, nggak worth it, hitunganya speknya ditambahin lagi ke passenger lebih mahal jatuhnya. Jadi kalau dipasangin lagi semua spesifikasi yang dicopot, jatuhnya lebih mahal, bisa lebih mahal,” tutur Soerjo.

Di diler kata Soerjo, Transmover tidak ditawarkan pada konsumen biasa kecuali ke perusahaan taksi.

Advertisements