Sinopsis Film Pirates of the Caribbean: At World’s End (2007)

Pirates of the Caribbean: At World’s End adalah bagian ketiga dari trilogi Pirates of the Caribbean. At World’s End disutradarai oleh Gore Verbinski, yang juga menjadi sutradara di dua film sebelumnya. Pemain-pemain yang muncul antara lain Johnny Depp, Keira Knightley, Orlando Bloom, Bill Nighy, Geoffrey Rush, dan Jack Davenport. Selain pemain-pemain tersebut, bermain juga Chow Yun-Fat yang berperan sebagai Sao Feng, musuh baru di trilogi ini. Film ini dirilis pada tanggal 25 Mei 2007 dan didistribusikan oleh Walt Disney Pictures.

Sinopsis Film Pirates of the Caribbean: At World’s End (2007)

Untuk menguasai lautan, Komodor Port Royal Lord Cutler Beckett (Tom Hollander) telah mengeksekusi siapapun yang ada hubungannya dengan bajak laut. Dia juga memiliki jantung Davy Jones (Bill Nighy), yang dapat memerintahnya menghancurkan semua kapal bajak laut. Sementara itu, para tahanan yang dieksekusi mengumandangkan hymne tuntutan untuk memaksa kesembilan raja bajak laut yang tergabung dalam Brethren Court untuk mengadakan pertemuan di Shipwreck Cove.

Namun karena salah satu anggota the Brethren, Kapten Jack Sparrow (Johnny Depp), si bajak laut penguasa Laut Karibia tidak ada, Kapten Hector Barbossa (Geoffrey Rush) bersama Will Turner (Orlando Bloom), Elizabeth Swann (Keira Knightley), Tia Dalma (Naomie Harris), dan kru kapal Black Pearl berencana untuk menyelamatkan Sparrow dari Locker Davy Jones.

Sao Feng (Chow Yun-fat), si bajak laut penguasa Laut China Selatan dan juga kapten kapal the Empress, memiliki peta navigasi menuju Locker, dunia lain tempat Sparrow dipenjara oleh Jones. Dan tawar menawar antara Will dan Feng untuk Black Pearl dengan imbalan Sparrow, agar dapat menyelamatkan ayahnya dari kapal the Flying Dutchman.

Dalam perjalanan ke Locker, mereka melalui jalan yang kemungkinan besar mereka tidak akan dapat kembali lagi, di mana mereka melihat jiwa-jiwa mati yang terapung dilaut, termasuk jiwa ayah Elizabeth, Weatherby Swann (Jonathan Pryce), yang dibunuh oleh Beckett.

Tia Dalma kemudian menceritakan bahwa dulu Jones ditunjuk oleh Calypso, seorang Dewi Laut yang juga kekasihnya, untuk membawa mereka yang tewas dilautan ke alam gaib. Sebagai imbalannya, Jones dapat menginjak tanah satu hari setiap sepuluh tahun untuk bersamanya, ketika dia gagal bertemu dengannya, Jones meninggalkan tugas dan berubah menjadi monster bertentakel.

Setelah kembali ke dunia nyata, the Black Pearl disergap oleh Sao Feng, yang mengungkapkan memiliki kesepakatan dengan Will. Dia mengkhianati Will dengan menyerahkan kru Black Pearl kepada Beckett yang ditukar dengan Black Pearl, walaupun Sparrow menolak untuk memberitahukan Becket dimana pertemuan Brethren Court berlangsung. Sebaliknya, Sparrow menawarkan pertukaran dengan memberitahu Beckett tempatnya asalkan dia melindunginya dari Jones.

Feng juga saling tawar-menawar dengan Barbossa untuk melepaskan Black Pearl dan ditukar dengan Elizabeth, yang Feng percaya adalah Calypso yang terperangkap dalam tubuh manusia. The Empress kemudian menyerang kapal Endeavour milik Beckett, sehingga Sparrow dapat melarikan diri. Feng mengatakan pada Elizabeth bahwa saat pertemuan pertama Brethren Court, karena bantuan seseorang mereka sepakat menjebak Calypso dalam tubuh manusia agar dia tidak dapat lagi mengendalikan laut.

Ketika the Flying Dutchman menyerang the Empress, Feng terluka parah dan menunjuk Elizabeth sebagai penggantinya. Elizabeth dan kru-nya akhirnya dipenjara di Flying Dutchman dan bertemu Bill Turner (Stellan Skarsgård) yang mengatakan bahwa orang yang menusuk jantung Jones akan menjadi kapten berikutnya dari Flying Dutchman. Komodor James Norrington (Jack Davenport) kemudian membebaskan Elizabeth beserta krunya agar dapat melarikan diri dari kapal mereka, namun dia sendiri terbunuh oleh Bill.

Sparrow kemudian menemui Will untuk mendiskusikan rencana untuk membunuh Jones dengan menusuk jantungnya, dan menawarkan dirinya untuk itu agar Will terbebas dari konflik antara membebaskan ayahnya atau memilih Elizabeth, di mana Sparrow sendiri juga akan terbebas dari Jones. Tidak setuju, Sparrow melemparkannya ke laut setelah memberikan kompasnya agar diberikan pada Beckett untuk menemukan Shipwreck Cove. Will kemudian diselamatkan oleh Beckett, dan Jones mengatakan bahwa ia yang membantu pertemuan para bajak laut di Shipwreck Cove pertama untuk menjebak Calypso dalam tubuh manusia.

Di Shipwreck Cove, kesembilan raja bajak laut berkumpul untuk mendiskusikan rencana Beckett yang telah menguasai lautan, namun mereka tidak setuju untuk membebaskan Calypso. Barbossa kemudian memanggil Kapten Teague (Keith Richards), ayah Sparrow dan juga penjaga dari Pirate’s Code, sebuah buku yang berisi undang-undang bajak laut, dan mengatakan bahwa hanya Raja dari raja-raja bajak laut yang dapat memutuskan untuk berperang.

Elizabeth akhirnya terpilih menjadi Raja itu, dan dia memerintahkan untuk perang. Selama perundingan dengan Beckett dan Jones, Elizabeth ingin menukar Sparrow dengan Will. Setelah itu Will bergabung dengan Elizabeth dan Barbossa, di mana Sparrow terpaksa bersama Beckett dan Jones. Barbossa juga sempat mencuri “pieces of eight” milik Sparrow, salah satu potongan dari delapan Cruise bajak laut.

Barbossa kemudian menggunakan “pieces of eight” untuk membebaskan Calypso yang ternyata terikat dalam tubuh Tia Dalma, dan terungkap bahwa Jones telah mengkhianatinya. Karena kemarahannya, Calypso membuat pusaran air ditengah laut, di mana Dutchman dan Pearl saling bertempur. Saat itulah, Sparrow lolos dari Dutchman dan mencuri Dead Man’s Chest.

Di tengah pertempuran, Will mengusulkan kepada Elizabeth untuk melangsungkan pernikahan dimana Barbossa yang akan menikahkan mereka. Will akhirnya terluka oleh pedang Jones, dan Sparrow segera memberikan pedangnya untuk menusuk jantung Jones sebelum dia meninggal.

Sparrow dan Elizabeth bergegas melarikan diri dari Dutchman sebelum kapal tertelan pusaran laut bersama Will, di mana Beckett bergerak untuk menyerang Black Pearl. Beberapa saat kemudian, the Flying Dutchman kembali dengan Will Turner sebagai kapten bersama kru-nya yang sekarang menjadi manusia biasa. Dutchman dan Pearl kemudian menghancurkan Endeavour dan membunuh Beckett.

Karena Will sudah terikat untuk berlayar ke laut sebagai kapten Dutchman, Sparrow dan Barbossa menyarankan Elizabeth menghabiskan waktu dengannya, karena mereka hanya memiliki satu hari bersama untuk menikmati pernikahan mereka sebelum suaminya kembali ke laut. Will berangkat setelah memberikan Dead Man’s Chest miliknya sendiri kepada sang istri.

Sementara Barbossa mengomandani Black Pearl, Kapten Jack Sparrow, bersama sidekicknya; Joshamee Gibbs (Kevin McNally), terdampar di Tortuga. Barbossa yang memiliki peta untuk menuju Fountain of Youth, sebuah air mancur yang dapat membuat seseorang awet muda, hanya menemukan bahwa Sparrow telah memotong bagian tengah peta tersebut. Sparrow kemudian berlayar dengan perahu kecil untuk menemukan the Fountain of Youth.

Untuk kelanjutan cerita Sparrow mencari The Fountain of Youth ada di sekuel Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides (2011)

Berikut Trailer Film Pirates of the Caribbean: At World’s End (2007)







 
Advertisements