Nikita Mirzani Jadi Tersangka, Julia Perez Bersyukur

Nikita Mirzani ditetapkan sebagai tersangka dugaan penganiyaan terhadap Lucky, asisten Julia Perez. Kabar tersebut dibenarkan oleh Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Purwanta.

“Iya benar tersangka. Ditetapkan per hari ini,” ucap Kompol Purwanta, Rabu (29/3).

Nikita Mirzani diduga menganiaya Lucky, yang menyebabkan kepala Lucky luka sobek. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah klub malam di kawasan Jakarta Selatan, 29 Oktober 2016 malam. Kuasa hukum Lucky, Toddy SH menjelaskan, Nikita Mirzani melanggar pasal 170 KUHP tentang tindak kekerasan terhadap orang di muka umum.

Pertimbangan penetapan tersangka itu, lanjutnya, berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan bukti lainnya.

“Ya sesuai dengan dasar hukum yang berlaku, dia sudah melakukan pelanggaran. Yang jelas melanggar Undang-undang. Kalau pemukulannya nanti dibuktikan, pasti dia nanti melakukan pembelaan. Iya (saksi dan bukti menguatkan),” ucap Purwanta.

Kompol Purwanta juga menambahkan, status tersangka sudah diinfokan kepada pihak Nikita.  “Pemberitahuan pasti sudah, tapi hingga saat ini mungkin karena sibuk jadi belum bisa hadir,” pungkas Purwanta.

Penetapan status tersangka Nikita Mirzani pun telah didengar Julia Perez. Meski hubungannya dengan Nikita sudah membaik, namun pelantun lagu “Belah Duren” itu mengucapkan terima kasihnya kepada polisi atas status tersangka Nikita Mirzani.

Rasa syukur Julia Perez pun disampaikan oleh kuasa hukumnya, Sandy Arifin ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (30/3/2017).

“Jupe bilang ‘Alhamdulillah keadilan dan kebenaran bisa dibuktikan’. Apalagi setiap Proses Pemeriksaan saksi-saksi dan juga sampai konfrontir juga Rekontruksi di TKP, Julia Perez selalu hadir untuk mengikuti Prosesnya perkembangan,” kata Sandy Arifin.

Ia menambahkan, Jupe berterima kasih terhadap kinerja kepolisian yang profesional mengungkap kebenaran, dari kasus Lucky.

Tak hanya Nikita, Polres Jakarta Selatan juga meningkatkan status seorang rekannya, Dave, menjadi tersangka.

Advertisements