Terungkap! Ternyata Ini Modus Dibalik Postingan yang Minta Like dan Amin

Kamu pasti sudah sering melihat postingan di Facebook yang memperlihatkan foto-foto orang-orang yang tengah terluka, atau foto orang-orang yang meninggal dalam kondisi mengenaskan, orang yang memiliki kekurangan fisik, dan sebagainya. Di akhir postingan tersebut biasanya sang pemilik Facebook “mengemis” untuk di “like” atau dikomentari dengan kata “amin”.

Sekilas postingan tersebut tampak biasa saja. Namun, jika diperhatikan baik-baik sebenarnya positngan itu justru tidak perlu diumbar di jejaring sosial dan minta like. Logikanya apakah jika positngan tersebut mendapat banyak like lantas si korban bisa sembuh?

Karena hal ini terasa janggal, seorang pria pun melakukan percobaan untuk mengungkapkannya. Pria tersebut bernama Didik Nugroho.

Didik pun berhasil menjebak admin FB yang gemar share postingan yang menghiba like dan komentar tersebut.

Awalnya Didik hanya berpura – pura akan membeli akun Facebook tersebut dengan harga yang tinggi yakni Rp 15 juta. Lalu kemudian Didik menunjukkan screenshoot dari percakapannya dengan pemilik akun FB yang sering meminta like tersebut, dengan membagikannya ke media sosial agar para netter  dapat lebih waspada dan tidak sembarangan memberikan like serta komentarnya.

Dijelaskan Didik bahwa komentar yang ada di dalam Facebook tersebut memang tidaklah penting karena yang lebih penting dari itu semua adalah jumlah “like” yang ada dalam satu foto karena jumlah tersebutlah yang akan menentukan berapa banyak uang yang akan didapat oleh si pemilik Facebook. Biasanya setiap 100.000 “like” yang di dapat oleh satu postingan akan dihargai sekitar Rp2 juta.

Setelah postingan tersebut dibeli oleh pihak tertentu, isi postingan tersebut akan diganti dengan produk iklan. Hal ini akan membuat seakan-akan produk iklan tersebut sudah mendapat banyak like. Nah, mulai sekarang sebaiknya jangan sembarangan memberi like ya guys.

Advertisements