Usaha Bubur bangkrut, Sekarang Norman Kamaru Main Film Bareng Jackie Chan dan Jet Li

Masih ingatkah kamu dengan nama Norman Kamaru? Yup ia adalah anggota polisi yang mendadak terkenal karena joget lagu indiannya. Nama ia pun sempat menjadi pergunjingan publik karena keputusannya untuk keluar dari kepolisian.

Ia rela meninggalkan dunia kepolisian karena tergiur dengan iming-iming terkenal sebagai artis. Namun norman si Goyang Caiya Caiya tidak laku di pasaran. Rasa trauma itu meninggalkan bekas di hati Norman.

Keluar dari dunia hiburan, mantan polisi Gorontalo pun memilih untuk berjualan bubur daripada mencoba meniti karier di dunia keartisan. Namun kabar buruk menimpanya lagi karena usahanya mengalami kebangkrutan dan ia pun memilih pulang ke kampung halaman. Seperti yang diberitakan oleh akun instagram Jenk Kelin.

Namun sekarang ada kabar gembira dari sosok ini. Ia mendapat rejeki yang tidak diduga. Sekarang Norman ternyata terlibat dalam pembuatan film berjudul Pamanca the Movie.

Peran Norman Kamaru di film garapan Rapindo Galesong Films ini, menurut juru bicara Pamanca The Movie, Andi Iwan di Makassar, Kamis, cukup kontras dengan kehidupan keseharian mantan polisi tersebut yang selama ini dikenal menghibur, melankolis, lucu dan identik dengan seni India.

Ia berkata bahwa ia diminta oleh sutradara untuk memerankan tokoh antagonis. Karena selama ini dia dikenal sebagai pemeran melodramatik. Jadi sekarang dalam film ini ia harus memerankan peran antagonis.

Keterlibatannya dalam film laga tersebut dimulai sejak awal sebelum praproduksi yang kabarnya juga melibatkan aktor laga Asia Jackie Chan dan Jet Li.

Selama proses casting film Pamanca, Norman mengaku selalu turut serta. Selain karena punya peran dalam film itu nantinya, ia juga dipercaya mengisi hiburan dalam open casting di empat daerah tempat casting film digelar di Kota Parepare, Kabupaten Bone, Kabupaten Bulukumba, dan Kota Makassar.

“Saya bersama-sama eks finalis kompetisi X Factor 2013, Gede Bagus mengisi hiburan selama proses casting dilaksanakan,” kata Norman Kamaru.

Advertisements