Sinopsis Film We Not Naughty (I Not Stupid 3) 2012

Film Film We Not Naughty (I Not Stupid 3) adalah film produksi Jack Neo yang menceritakan kehidupan pendidikan dan keluarga di Singapura. Film ini banyak mengangkat fakta-fakta yang terjadi di kehidupan sehari-hari terutama di Singapura. Nilai-nilai moral juga sarat didapat dalam film ini.

Film ini bercerita tentang tiga keluarga di Singapura. Keluarga pertama terdiri dari ayah, ibu, Wei Jie, Nicole, dan satu orang adik. Ayah dari keluarga ini sangat suka untuk berjudi hingga menggunakan uang belanja istrinya untuk berjudi. Ayah dan ibu keluarga ini juga sering mengajarkan prinsip yang keliru seperti berbohong ketika ada tukang sales datang ke rumah. Mereka juga tidak terlalu memperhatikan anak mereka dan sering menggunakan kekerasan dalam mendidik anaknya. Wei Jie adalah anak laki-laki pertama dan bersekolah di sekolah teknik tidak terkenal di Singapura. Berbeda dengan abangnya, Nicole adalah anak kedua yang memiliki prestasi gemilang dan bersekolah di sekolah unggulan di Singapura.

Cerita berawal saat adiknya Wei Jie yang laki-laki bernama Ah Bao, dia ini disekolah pernah dilemparin kue sama temen-temennya. Dirumah Ibunya malah marah-marahin dia karena dapet laporan dari gurunya kalo dia ngotorin baju temen-temennya dengan kue disekolah. Adiknya Wei Jie yang laki-laki ini masih polos dia ini selalu jujur, dia bilang dia gak ngotorin baju temennya tapi malah sebaliknya dan ibunya terus aja gak percaya sampai akhirnya sikecil ini terpaksa ngakuin apa yang tidak dia lakuin, ibunya langsung mukulin dia pake kayu sekeras-kerasnya.

Ayahnya Ah Bao jadi angkat bicara, dia minta istrinya berhenti mukulin anaknya, mereka berdua ribut karena si suami bilang kalo istrinya lebih parah dalam berbohong dan nyuruh coba itung berapa kebohongan yang dia buat dalam sehari, setelah itu ayahnya pun pergi.

Beberapa saat kemudian ada yang ngetuk pintu, sikecil ini disuruh sama ibunya jangan nangis lagi lalu dia disuruh buka pintu dan disuruh bilang kalo ibunya gak ada dirumah karena yang dateng itu salesman yang jualan barang, “ibuku bilang dia sedang tidak ada dirumah” ungkap Ah Bao dengan polos ke si salesman, otomatis ekspresi “aduuuuh” keluar dari raut wajah ibunya, dengan terpaksa ibunya ngeladenin itu salesman.

Kemudian masalah adiknya Wei Jie yang bernama Nicole. Nicole disekolahnya diledekin karena ada video yang mungkin kalo di Indonesia alay ya tersebar dimedia bahkan dia diwawancara tapi gak tau kenapa juga malah diledekin (videonya dia loncat-loncat gitu dikasur kayak lagi nyanyi). Karena masalah itu besoknya dia ini gak mau masuk sekolah alesannya ‘sakit perut karena lagi dapet’ adiknya yang laki-laki saking polosnya malah ikut-ikutan gak mau sekolah dengan alasan yang sama, spontan saja Ibunya marah-marah karena anak laki-lakai tidak bisa mens dan nyuruh mereka sarapan. Beberapa saat kemudia Wei Jie keluar kamar sambil nyanyi-nyanyi ngeledekin adiknya yang perempuan gak mau sekolah karena malu bukan karena sakit perut, adiknya ngambek terus mereka bertengkar dimeja makan sampe Wei Jie mukul dan nampar adiknya itu, dia pergi kuliah dan gak sarapan.

Suatu hari waktu Nicole ini mau pulang sekolah malah dicegat sama temen-temennya dan dia dianiaya, didorong, ditampar berkali-kali sampe memar wajahnya dan yang lebih parah rambut dia yang panjang bagus digunting sama temen-temennya yang biadab itu. Dirumah, Ibunya ngerapihin bekas rambut yang digunting gak rapih tapi, disana keliahatan ada luka-luka dikepala anaknya, awalnya dipotong cuma sebagian, cuma bagian atas doang sedangkan rambut yang lain masih panjang tapi akhirnya Ibunya memutuskan buat potong semuanya aja dengan ijin dari Nicole, rambut adik Nicole ini dipotong habis alias botak terus ibunya bersihin luka-luka yang ada dikepala anaknya. Waktu dipotongin rambut itu adiknya Wei Jie seperti stress dia bilang “I Love Mamy” berulang-ulang kali, tangis merekapun pecah dan adegan ini akan membuat penonton terharu.

Kembali si Ah Bao buat karena kepolosannya di bohongi dan diajarin berbohong oleh ayahnya yang gila judi. Suatu hari ayahnya ngambil sebagian uang ibunya, si kecil diiming-imingi macam-macam hadiah setelah menang judi asal dia bisa menutup mulut tentang uang ibunya, dan diajarin juga perbedaan pinjam, bohong dan mencuri. Ayahnya berkata ia hanya pinjam uang belanja ibunya untuk menghasilkan uang yang lebih banyak lagi dan jam 12 nanti ia pulang akan langsung dikembalikan pada tempatnya.

Ah Bao nungguin ayahnya pulang sampai larut malam malah sampe pagi jam 4, dia ambil sisa uang ibunya terus dia SCAN dan PRINT buat ganti uang yang diambil ayahnya, sikecil pun tidur. Paginya dia bangun dan ikut ibunya kepasar, dia jalan dengan muka cemas. Ibunya belanja ikan di pasar tradisional, waktu bayar sipenjual cek dulu uangnya tenyata palsu dan sipenjual marah, masalah ini berakhir sampai perangkat komputer yang dipakai Ah Bao buat cetak uang-uangan ini di sita semuanya, sikecilpun cerita yang sebenarnya sama polisi, ibunya gak marah malah kayaknya iba sama anaknya.

Suatu malam terjadi insiden KDRT, ayah sama ibunya Wei Jie ribut pake kekerasan (karena ayahya kalah judi dan punya banyak hutang), Wei Jie coba nolong ibunya tapi malah diserang ayahnya, ketika itu ibunya niat menolong Ibunya, ayahnya kemudian mendorongnya sampai kepala ibunya terbentur ke dinding, seketika ibunya gak sadarkan diri, ayahnya langsung kabur, Wei Jie dan adik-adiknya histeris dan bawa ibunya ke Rumah Sakit.

Keluarga kedua merupakan keluarga yang terdiri dari seorang ibu, Madam Phua yang merupakan presenter dan motivator terkenal di Singapura. Madam Phua merupakan orang yang memiliki banyak harta dan mengutamakan karirnya. Madam Phua memiliki dua orang anak, Jian Ren dan seorang adik laki-laki. Jian Ren merupakan teman Wei Jie dan selalu memberontak dari ibunya. Pemberontakan ini terjadi karena Jian Ren merasa ibunya lebih mementingkan karir dan menyayangi adiknya yang memiliki prestasi gemilang. Jian Ren menjadi anak geng dari sebuah perusahaan rentenir. Ia sering berkelahi dan melemparkan cat ke pintu rumah orang-orang yang tidak bisa membayar uang pinjaman kepada rentenir itu.

Kehidupan Wei Jie dan Jian Ren mulai berubah ketika seorang guru pengganti menjadi guru mereka. Guru tersebut bernama CK. Guru ini merupakan guru yang berprestasi dalam beberapa kompetisi teknis dan memiliki keinginan untuk mendekati anak-anak didiknya. Guru ini juga memiliki seorang istri yang sedang hamil.

Perjuangan CK untuk menolong kedua anak ini sangat besar dalam film ini. Film ini melihat dari sisi seorang guru yang mau berkorban untuk masa depan anak didiknya. Ia juga dapat mengasah bakat anak-anak ini sehingga pada akhirnya mereka bisa memperoleh penghargaan dari pemerintah Singapura. Keluarga yang berantakan juga menjadi baik pada akhirnya karena setiap anggota keluarga menyadari peran dan kasih yang seharusnya ada dalam keluarga.

Film ini banyak memotivasi kehidupan yang sedang kita jalani. Satu kalimat yang saya suka dari film ini adalah masa depan harus kamu tentukan sendiri, jika kamu sendiri menyerah maka tidak ada lagi yang bisa menolongmu. Kalimat ini menyadarkan saya bahwa jika masa depan kita suram bukanlah salah siapa-siapa. Kalau menyalahkan orang tua, maka orang tua tidak dapat menggantikannya jika masuk penjara. Jika menyalahkan lingkungan, lingkungan juga tidak bisa menggantikannya jika masuk penjara. Tetapi adalah kesalahan kita yang menyerah terlebih dahulu untuk memperjuangkan masa depan kita.

Selain itu, film ini juga menyadarkan betapa besar kasih seorang ibu yang rela mengalami kesakitan dan bahkan memberikan nyawanya untuk keselamatan anaknya. Kesadaran tentang nilai diri juga didapati dalam film ini. Tidak ada anak yang tidak pintar. Mereka akan melihat jalan mereka asalkan mereka mau berusaha dan datang ke orang yang tepat untuk merangkai masa depan itu.

Berikut trailer Film We Not Naughty (2012)

Advertisements