Sinopsis Film Alice in Wonderland (2010)

Film ini diawali dengan scene Charles Kingsleigh (Marton Csokas), ayah Alice (Mairi Ella Challen) saat tengah merundingkan bisnis dengan teman-temannya. Alice terbangun dari tidurnya. Ia lalu bercerita pada ayahnya tentang mimpinya yang aneh. Ia jatuh ke lubang dan bertemu kelinci berjas, kucing yang tersenyum dan ulat berwarna biru.

Scene lalu beralih ke perjalanan Alice dewasa (Mia Wasikowska) dengan kereta kuda ke tempat pesta pertunangannya berlangsung di kebun rumah Lord Ascot. Alice ditunangkan pada Hamish Ascot (Leo Bill), tapi ia malah lebih tertarik pada kelinci berjas yang terus ia impikan sejak masih kecil. Karena itu saat Hamish melamarnya di depan semua tamu yang hadir, Alice berujar ia perlu waktu dan berlari mengejar kelinci yang memakai jubah berwarna biru ke sebuah pohon. Alice jatuh ke dalam lubang, persis seperti mimpinya.

Melalui lubang tersebut dia berpindah ke sebuah dunia lain yang disebut dengan Underland. Alice lalu meminum cairan dalam botol yang ia temukan sehingga tubuhnya menyusut dan bisa masuk melalui pintu. Ia lalu memakan makanan yang ia temukan dan tubuhnya menjadi berukuran raksasa. Ia sampai di sebuah taman dan bertemu dengan Tweedledee, Tweedledum (Matt Lucas), White Rabbit (Michael Sheen), Dodo, Talking Flowers, dan Dormouse (Barbara Windsor). Mereka memberitahu Alice bahwa menurut ramalan oracle, Alice adalah orang yang diramalkan akan mengalahkan Jabberwocky (Christopher Lee).

Mereka membawa Alice kepada Absolom, ulat bulu berwarna biru yang senang merokok untuk menanyakan apakah Alice Kingsleigh memang orang yang selama ini mereka nantikan untuk memenuhi ramalan.

Belum selesai bicara, tiba-tiba mereka dikepung oleh pasukan Red Queen dan Alice dikejar Bandersnatch. Ia lalu bertemu dengan Cheshire Cat (Stephen Fry) yang lalu mengobati luka Alice akibat ulah Bandersnatch dan Mad Hatter (Johnny Depp) yang menyembunyikan Alice di dalam poci teh agar tidak ditangkap Ilosovic Steyne, kaki tangan Red Queen (Helena Bonham Carter) yang mencari Alice.

Knave memberitahu Red Queen bahwa Alice telah kembali dan akan mengancam kekuasannya. Pasukannya dan Bayard the Bloodhound diperintahkan untuk menemukan Alice segera. Red Queen tidak peduli dengan identitas dari Alice, apakah ia Alice yang dapat asli atau bukan. Alice sendiri kemudian mengetahui bahwa Vorpal Sword adalah senjata yang dapat membunuh Jabberwocky.

Bersama Mad Hatter dan White Rabbit, Alice lalu menyusup ke istana untuk mencari pedang vorpal untuk membunuh Jabberwocky. Sayangnya misi mereka gagal dan Mad Hatter dipenjara karena menolak memberitahu di mana keberadaan Alice. Red Queen yang tidak mengetahui identitas Alice menerimanya tinggal di dalam istananya.

Alice lalu mengembalikan bola mata Bandersnatch sehingga Bandersnatch jadi berpihak padanya dan membiarkan Alice mengambil pedang vorpal. Bahkan Bandersnatch yang menyelamatkan Alice saat identitas Alice terbongkar saat mencoba menyelamatkan Mad Hatter.

Alice lalu menemui White Queen. Berkat pertolongan Cheshire Cat, Mad Hatter juga berhasil bebas dari hukuman mati dan menyusul Alice. Saat Frabjous Day datang, White dan Red Queen mengumpulkan pasukan mereka.

Meski sempat ragu, Alice akhirnya setuju untuk mewakili White Queen melawan Jabberwocky, sementara Mad Hatter mengalahkan Ilosovic dan pasukan White dan Red Queen mulai bertempur satu sama lain. Red Queen dan Ilosovic akhirnya ditangkap dan takhta kerajaan diberikan pada White Queen.

White Queen mengumpulkan darah dari Jabberwocky. Ia memberikan Alice sebuah botol kecil yang berisi darah ungu Jabberwocky, itu yang akan membawanya pulang. Alice pun memutuskan pulang meski sempat diminta tinggal oleh Mad Hatter. Alice berjanji akan kembali ke Wonderland.

Ia lalu merangkak keluar dari lubang dan kembali pada saat pesta pertunangannya. Ia menolak lamaran Hamish dan memilih berlayar ke China untuk meneruskan cita-cita ayahnya berbisnis hingga ke penjuru dunia.

Saat cerita ditutup, Alice menyiapkan sebuah perdagangan kapal. Seekor kupu-kupu berwarna biru hinggap di bahunya, Alice mengenalinya sebagai Absolem dan menyapanya sebelum dia pergi.

Film ini sangat menghibur dan tidak membosankan. Dari plot yang satu ke plot lainnya, penonton seakan ikut diajak bertualang bersama Alice di Wonderland. Scene terlucu dari film ini adalah saat Mad Hatter menyembunyikan Alice ke dalam poci teh. Secara keseluruhan, tidak ada ruginya menyaksikan film ini.

Berikut trailer film Alice in Wonderland (2010)

 

Advertisements