Ini Alasannya Kamu Jangan Tekan Tombol Snooze Saat Alarm Pagi Berbunyi

Bangun pagi memang kerap menjadi kesulitan tersendiri bagi beberapa orang. Untuk mengakali hal tersebut, memanfaatkan aplikasi alarm di smartphone telah menjadi hal yang lumrah di masyarakat agar tidak bangun kesiangan.

Ya, alarm memang menjadi teman yang bisa diandalkan untuk membangunkan kita di pagi hari agar tidak telat bangun. Sayangnya, ketika alarm berbunyi kebanyakan dari kita tidak langsung beranjak bangun dan malah menekan tombol snooze. Iya kan?

Kita semua tahu bahwa jam kita dilengkapi dengan tombol ”Snooze” agar kita diingatkan kembali 5 menit kemudian. Tahukan kalian bahwa hal itu justru akan membuat  kebiasaan buruk bagi kita. Mulai saat ini hentikan kebiasaan untuk menekan tombol ”Snooze” ketika akan bangun pagi.

Jangan Tekan Tombol Snooze Saat Alarm Pagi Berbunyi Kalau Nggak Mau Kena Akibatnya

Fungsi snooze adalah untuk membungkam ‘mulut alarm’, biasanya 5-10 menit dan alarm akan berbunyi lagi. Iya sih, ketika sedang tidur nyenyak dan tiba-tiba alarm berbunyi tentunya sangat menggoda untuk menekan tombol snooze agar kita bisa tidur sebentar lagi.

Jam biologis yang berada di tubuh kita akan menyiapkan kita sebelum bangun. Sama halnya ketika kita menghidupkan PC, ia butuh waktu untuk mempersiapkan diri agar dapat digunakan dengan benar.

“Jam Biologis juga bekerja dengan cara ini, yakni perlahan-lahan Anda akan terbangun, temperatur tubuh meningkat dan hormon yang memberikan Anda energi dirilis,” lanjut Dr. Daniel.

Tentunya jika kita tidak tidur dengan teratur, maka jam biologis  tubuh kita tidak akan mengetahui kapan waktu sebenarnya kita harus bangun dan bersiap-siap menyiapkan segala yang diperlukan untuk itu. Inilah yang membuat kita merasa letih walaupun kita baru bangun tidur.

Siklus tidur manusia adalah ‘bangun-tidur-tidur yang mendalam-persiapan tubuh sebelum bangun-bangun yang sebenarnya’.

Jika kita menekan tombol Snooze, maka kita akan kembali ke keadaan yang disebut ‘deep sleep’ atau tidur nyenyak. Dalam keadaan tersebut seharusnya kita tidak boleh terbangun.

Jika kita menekan tombol Snooze, maka alarm berbunyi dan kita  terbangun. Hal ini akan membuat tubuh kita kaget dan memberikan efek negatif bagi tubuh, karena jam biologis dalam diri kita bahkan belum sempat menyiapkan diri untuk beraktivitas.

Ini merupakan sindrom yang dinamakan sleep inertia. Jadi pada saat kamu kembali tertidur untuk beberapa saat, tubuh justru merasa lelah hingga empat jam setelahnya.

Bagaimana solusinya?

Pada akhirnya, produktivitas kamu jadi menurun dan tidak siap menghadapi hari. Dengan tidak menekan tombol snooze dan langsung bangun, tentunya kamu bisa berpikir dengan leluasa untuk mempersiapkan hari semaksimal mungkin. Aturlah agar kita memiliki jam tidur yang teratur.

Untuk mengembalikan dan membiasakan jam biologis dalam tubuh kita lagi, set alarm pada waktu dimana kita seharusnya bangun, baik pada hari kerja maupun hari libur. Jika kita sudah melakukan ini, maka jam biologis dalam diri kita akan terbiasa dengan ritme seperti itu dan bahkan, kita akan dapat bangun sebelum alarm berbunyi

Advertisements